Kamis, 13 April 2017

TES GARJAS TINGKAT DIVISI


Pendenpal 2 (13/04).  Prajurit Detasemen Peralatan ( Denpal ) Divisi Infanteri ( Divif ) 2 yang diusulkan kenaikan pangkat ( UKP ) periode 01 Oktober 2017 pada tanggal 12 s.d. 13 April 2017 bertempat di Lapangan Sapta Marga Madivif 2 Kostrad Singosari Malang melaksanakan tes kesegaran jasmani tingkat Divisi. Diawali dengan tes garjas A dan B  , untuk hari kedua dilaksanakan garjas C yaitu renang militer jarak 50 meter di kolam renang Tirta Vicadha Divif 2.


Pasi Pamops Denpal Divif 2 Letda Cpl Ginging mengatakan bahwa “ Tes Grjas merupakan salah satu syarat vital dalam usul kenaikan pangkat dan pendidikan.” Tes garjas dilaksanakan secara transparan dan sesuai hasil di lapangan. Sehingga setiap prajurit harus secara maksimal mengeluarkan tenaga dan kemampuan untuk mencapai nilai yang memenuhi kriteria menurut kategori umur prajurit. Hasil tes kesegaran jasmani ini akan dibawa ke dalam sidang Pankar tingkat Divif 2 Kostrad untuk bisa diusulkan Kenaikan Pangkat Periode 01 Oktober 2017. “Jika seorang prajurit sadar dan sudah mengetahui kapan waktunya naik pangkat akan melaksanakan pembinaan fisik sebelum tes garjas sehingga hasilnya akan lebih baik dan tidak terdadak, sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal dan sesuai dengan kriteria kelulusan”, Jelas Pasi pamops.



Beberapa materi yang harus dilaksanakan dalam kegiatan garjas tersebut antara lain  melaksanakan Tes kesegaran A lari jarak 3.200 meter juga melaksanakan Tes kesegaran B meliputi Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shutle Run, serta tes kesegaran C kemampuan renang militer dengan jarak 50 meter. Tes garjas mempunyai konsekwensi tinggi terhadap upaya prajurit untuk meraih suatu keingnan, dengan pengertian jika menginginkan suatu target nilai yang bagus maka berlatihlah dan jangan mengandalkan seseorang untuk menolongnya tetapi kemampuan diri yang terukur, sehingga apabila mencapai target nilai kelulusan akan merasa bangga dengan hasil usaha sendiri. 



Kamis, 06 April 2017

PEMBEKALAN WAWASAN KEBANGSAAN SISWA BLKI SINGOSARI


Pendenpal 2 ( 06/04 ).  Denpal Divif 2 Kostrad menyelenggarakan pembinaan wawasan kebangsaan secara rutin terhadap para siswa dari Balai Latihan Kerja Industri (BLKI)  Singosari , Malang. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perwujudan dari serbuan teritorial bertempat di Kantor BLKI Jl. Raya Singosari No. 1 Malang.
“Dalam kegiatan tersebut disampaikan beberapa materi tentang  penguatan nilai- nilai luhur budaya bangsa, Pancasila dan Bela negara.” Ujar Bintara Teritorial (Bater) Pelda I Nengah Sastra.  Sehingga hasil dari kegiatan ini, dapat memotivasi para generasi muda untuk mempunyai penguatan pola pikir dan wawasan dalam memahami, mengamalkan isi dari UUD 1945, Pancasila serta meningkat rasa cinta tanah air dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa yang diamalkan dalam perilaku kehidupan.
“Diharapkan dengan adanya kegiatan ini para peserta dapat menularkan ilmu dan menyebarkan pemahaman nilai- nilai wawasan kebangsaan, sehingga apabila sudah tertanam nilai serta norma-norma Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan masyarakat Indonesia, akan tercipta kehidupan bernegara yang harmonis dan kondusif.” kata Nengah.  
Untuk meningkatkan cara pandang masyarakat tentang diri dan lingkungan  yang mengutamakan perasatuan dan kesatuan bangsa dan wilayah yang dilandasi UUD 1945 dan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI juga meningkatkan kesadaran  bela negara dalam segala upaya yang dilandasi jiwa patriotisme kebangsaan

PRODUK ANDALAN BENGKEL JAHIT

Pendenpal 2 (06/04).  Prajurit Detasemen Peralatan Divif 2 Kostrad telah mampu menunjukkan kemampuannya sebagai satuan yang menyelenggarakan fungsi pemeliharaan dan pembekalan materiil sejajaran Divif 2 Kostrad. Salah satunya dengan adanya beberapa hasil produksi yang telah diakui oleh satuan jajaran Divif 2 Kostrad dalam rangka mendukung kegiatan pemeliharaan materiil.

Hasil dari pembinaan personil dengan mengirimkan ke berbagai tempat untuk mempelajari teknik menjahit terpal setidaknya terjawab sekarang. Seiring waktu kemampuan tersebut terasah dengan baik sejalan adanya permintaan perbaikan terpal dari satuan jajaran Divif 2. Tidak hanya melaksanakan perbaikan saja, akan tetapi mampu memproduksi terpal untuk berbagai jenis kendaraan dinas yang menjadi tanggung jawabnya.   Pasi Minlog Lettu Cpl Kukuh Santoso mengatakan bahwa dengan tidak mengesampingkan hal tersebut, kemampuan prajurit Denpal Divif 2 bertambah sesuai permintaan kebutuhan dalam hal penyediaan alat perlengkapan yang pengadaannya terbatas dan sangat dibutuhkan bagi satuan di jajaran Divif 2 Kostrad, “Berbekal kemampuan dalam bidang menjahit khususnya pembuatan terpal untuk kendaraan, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan  terpal kendaraan bagi satuan di jajaran Divif 2 tanpa menunggu pengadaan dari komando atas, sehingga mobilitas pasukan akan tetap terjaga dengan baik.” Ungkap Pasi Minlog.



Dengan adanya penambahan kemampuan di bidang menjahit terpal, bisa membuat prajurit Denpal Divif 2 lebih banyak berkiprah dalam hal pelayanan terhadap satuan jajaran Divif 2, terutama dalam pembuatan terpal kendaraan dinas, sehingga mampu mendukung kegiatan perawatan terpal kendaraan satuan jajaran Divif 2 Kostrad secara mandiri dan professional.

Selasa, 04 April 2017

WUJUD PENGABDIAN BENGKEL KENDARAAN


Pendenpal 2 (04/04).. Denpal Divif 2 melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan penguasaan masing-masing komoditi yang bernaung dalam struktur organisasi Denpal Divif 2 Kostrad.itu semua dilaksanakan dalam rangka memelihara dan meningkatkan profesionalisme di bidang Peralatan.

Seperti apa yang diungkapkan Komandan Detasemen Peralatan ( Dandenpal ) Divif 2 Kostrad Letkol Cpl Rasli, S.T. bahwa Denpal Divif 2 Kostrad hanya melaksanakan pemeliharaan dan perawatan materiil sejajaran Divif 2 Kostrad hanya sampai pada tingkat 2, yang bertugas untuk penggantian suku cadang dan perawatan ringan saja, akan tetapi kenyatataan di lapangan berkata lain.
 “Bahkan melebihi dari kategori pemeliharaan materiil yang ditentukan, dikarenakan teknisi-teknisi Denpal Divif 2 semakin meningkat kemampuannya dan mumpuni untuk menyelesaikan pekerjaannya.” Jelas Dandenpal Divif 2.


Didalam menyelesaikan pekerjaaan di bidang kendaraan, dengan keterbatasan alat perlengkapan bengkel, mampu menuntaskan berbagai permasalahan yang terdapat pada kendaraan tersebut, baik bersifat ringan ataupu berat. Ini menunjukkan dedikasi yang tinggi ditunjukkan oleh personel bengkel kendaraan, tidak mengenal waktu berjibaku untuk mengatasi kendala yang terdapat pada kendaraan dinas satuan sejajaran Divif 2 Kostrad. Berbagai jenis kendaraan dinas pernah masuk kedalam area bengkel kendaraan untuk dilakukan perbaikan yang bersifat ringan ataupun berat, semuanya dapat diselesaikan dengan baik sesuai target yang telah ditentukan, sehingga secara langsung dapat mendukung daya gerak prajurit yang bernaung dibawah Divif 2 Kostrad. Menunjukkan yang terbaik untuk satuan dengan bekerja secara tulus,ikhlas, berdidikasi tinggi dan memperhatikan faktor keselamatan kerja. 

Kamis, 23 Maret 2017

UJI SIAP JASMANI MILITER ( USJM ) TOLOK UKUR KEMAMPUAN FISIK PRAJURIT


Pendenpal 2 (23/03). Denpal Divif 2 Kostrad menyelenggarakan USJM perorangan prajurit yang dilaksanakan di daerah sekitar Madivif 2 Kostrad, dimulai dari tanggal 21 s.d. 23 maret 2017 yang diikuti oleh seluruh prajuritnya. Uji Siap Jasmani Militer( USJM) merupakan suatu rangkaian bentuk tes jasmani terdiri dari beberapa materi yang diberikan kepada setiap prajurit untuk mengetahui tingkat kesiapan jasmani yang dimilikinya.

Pasi Pam/Ops Letda Cpl Ginting mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program dari satuan atas yang dilaksanakan serentak di jajaran Divif 2 Kostrad bertujuan untuk menguji kemampuan, ketangkasan, dan kesemaptaan jasmani. yang prima dan mutlak dimiliki oleh setiap prajurit untuk mencapai keberhasilan dari setiap tugas dan tanggung jawab yang diembannya.
 
Guna melihat hasil pembinaan fisik yang telah dilaksanakan oleh para prajurit Divif 2 maka dilaksanakan USJM prajurit tingkat satuan. “Salah satu materinya adalah cross country menempuh jarak 8 Km, dengan membawa beban seberat 5 kg.start dan finish di Madenpal Divif 2 Kostrad Singosari Malang,” ungkap Pasi Pam/Ops.
Diharapkan dengan adanya kegiatan Uji Siap Jasmani Militer ( USJM ) dapat dilihat kemampuan jasmani perorangan sehingga bisa ditingkatkan ketangkasan, kemampuan ,kekompakan dan jiwa korsa setiap prajurit Denpal Divif 2 Kostrad sehingga diperoleh kesiapan mendukung tugas pokok satuan.
 

Selasa, 21 Maret 2017

PEMBINAAN FISIK PRA TES GARJAS UKP


Pendenpal 2 ( 21/03 ).  Prajurit Detasemen Peralatan ( Denpal ) Divisi Infanteri ( Divif ) 2 Kostrad melaksanakan pembinaan fisik secara teratur dan terprogram setiap hari. Kegiatan tersebut memang harus dilakukan sebagai konsekwensi dalam menghadapi tes kesegaran jasmani untuk Usul Kenaikan Pangkat ( UKP ).

Secara rutin selalu dilaksanakan pembinaan fisik yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan prajurit secara bertahap dan terukur, dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa materi latihan yang wajib diikuti oleh peserta. Latihan dipimpin oleh Serka Basuki. Adapun materi latihan terdiri dari penguatan otot kaki dengan melaksanakan lari menempuh medan yang variatif berupa tanjakan dan turunan sejauh 8 km, lari cepat untuk melatih keseimbangan antara detak jantung dengan tarikan nafas yang berpengaruh pada V02 paru-paru. “ Selain itu juga diimbangi dengan latihan penguatan otot tangan untuk menunjang pull up, push up dan dimantapkan lagi dengan latihan penguatan otot perut untuk mengatasi tes garjas B berupa sit up bertempat di Gelanggang Bela Diri Vira Cakti yang dilengkapi dengan beberapa alat fitness”. Tegas Basuki. Pembinaan fisik yang dilakukan telah diukur dan disesuaikan dengan standar kemampuan prajurit sehingga dapat meminimalisir resiko cidera dalam melaksanakan latihan tersebut. Peningkatan kemampuan fisik prajurit tidak hanya dititikberatkan pada penguatan otot tubuh saja tetapi juga ada latihan kemampuan renang militer dasar dengan jarak 50 meter di kolam renang Tirta Vicada.

 
Diharapkan dengan adanya kegiatan pembinaan yang telah dilaksanakan oleh prajurit akan dapat meningkatkan stamina dan kemampuan fisik dalam rangka menghadapi tes kesegaran jasmani ( garjas ) untuk Usul Kenaikan Pangkat ( UKP ). Semua upaya telah dilakukan oleh satuan agar prajurit mampu dan lulus dalam tes garjas tersebut dan semuanya tergantung dari perorangan bagaimana meresponnya. Kemampuan fisik setiap prajurit memang berbeda sesuai dengan faktor genetika dan kondisi alam,

Kamis, 16 Maret 2017

LATIHAN MENEMBAK SENJATA SS1 V2


Pendenpal 2, (16/03). Detasemen Peralatan ( Denpal ) Divif 2 Kostrad menyelenggarakan latihan menembak senjata ringan Triwulan I TA. 2017 bertempat di Lapangan Tembak Madivif 2 Kostrad Singosari Malang,dilaksanakan mulai dari tanggal 15 s.d.16  Maret 2017 .Prajurit Denpal Divif 2 Kostrad mengikuti kegiatan tersebut untuk melihat kemampuan perorangan dalam menguasai teknik menembak senjata ringan.

Untuk materi menembak senjata ringan Triwulan I TA. 2017 difokuskan pada sikap tiarap dengan jarak 100 M. Dansimaden Peltu Nuryadi mengatakan bahwa “sebelum pelaksanaan menembak telah disiapkan segala sesuatu untuk menghindari resiko kecelakaan yang lebih besar dan harus mengikuti beberapa tahapan yang ada dalam kegiatan menembak demi kelancaran kegiatan tersebut” . Alkap , pendukung dan kolat telah siap untuk mendukung latihan menembak tersebut. selain itu juga dari segi penyiapan prajurit agar dapat mencapai target nilai yang telah ditetapkan maka jauh hari sebelum pelaksanaan menembak , telah dilatihkan teknik menembak senjata ringan dengan drill kering setiap hari untuk menguasai teknik dasar menembak yang meliputi pengaturan nafas, pegangan tangan, penarikan picu sesuai dengan metode yang diajarkan dalam Mobile Training Team ( MTT ).

Diharapkan dengan adanya kegiatan menembak senjata ringan selain untuk melihat hasil pembinaan latihan juga menyaring bibit petembak satuan yang nantinya dapat dijadikan petembak potensial bagi Divif 2 Kostrad, dengan itu segala upaya pembinaan latihan petembak sudah diprogramkan demi menghasilkan regenerasi yang optimal dan berkualitas.Kegiatan dapat terlaksana dalam keadaan tertib, aman dan terkendali.